Tips Mempersiapkan Pernikahan 75 Hari Sebelum Hari H

Menikah, satu kata sakral yang menjadi dambaan bagi mayoritas para single. Menikah artinya menyempurnakan separuh agama, menikah artinya siap untuk menjalani hidup dengan satu orang saja seumur hidup. Bayangkan, seumur hidup loh. Tentu menikah tidak bisa dilakukan sembarangan, butuh ilmu, butuh persiapan, terutama dalam memilih pendamping hidup tentu harus dengan kematangan pikiran, perasaan, serta persetujuan orang tua dari kedua belah pihak. 

Ketika memilih menikah dengan jalan pacaran terlebih dahulu, mungkin kita akan lebih mudah dalam mempersiapkan acara pernikahan, mengapa? Karena kita sudah tau siapa bakal calon pasangan kita, sudah sering merencanakan segala halnya, sudah sering jalan berdua kemana saja, rencana menikah pun mungkin sudah diiringi dengan banyak persiapan-persiapan sebelummya.

Namun jika memilih jalan yang Islami, seperti ta'aruf yang notabene semua dilakukan serba cepat, cepat perkenalannya dan cepat persiapannya, tentu menjadi tantangan tersendiri. Terlebih jika tak ada persiapan apapun sebelumnya untuk mengadakan sebuah acara pernikahan. Semua serba mendadak, semua serba cepat.

Itu yang aku alami, aku berkenalan dengan calon suami hanya dalam waktu kurang lebih 3 bulan hingga kemudian terjadilah prosesi lamaran. Dan setelah itu aku hanya punya waktu 75 hari untuk sampai ke hari H. 

Mendadak sekali memang, aku dan keluarga belum mempersiapkan segala sesuatunya. Berbekal dulunya saat kuliah aku sering sekali jadi panitia bagian acara, aku sudah cukup terbiasa meng-handle berbagai acara, bahkan dengan acara yang mendadak dan dengan berbagai masalahnya, mulai dari mensiasati acara yang molor, pemateri yang tiba-tiba tidak bisa hadir, lokasi acara yang tiba-tiba tidak bisa dipakai, dan banyak sekali masalah lainnya.

Kala itu aku yakin bisa mengatur acaraku sendiri, bedanya kali ini aku benar-benar ingin perfect tanpa cacat, walau kutahu yang perfect itu mustahil hihi.

Singkatnya, banyak sekali pengalaman yang aku dapatkan selama mengatur acara pernikahanku selama 75 hari itu dan aku ingin berbagi agar kamu dan yang lainnya terutama yang menemukan jodoh lewat jalan ta'aruf atau yang memang menikah secara tiba-tiba, tidak bingung lagi mempersiapkan acara pernikahan.

Berikut adalah tips dan tahap mempersiapkan pernikahan 75 sebelum hari H.

 1.  Buatlah Daftar Rencana (List of Plans)
75 hari bukan waktu yang lama untuk mempersiapkan pernikahan, di tahap ini diharapkan kamu tidak buta sama sekali soal acara pernikahan ya, setidaknya pernah hadir di sebuah acara pernikahan atau beruntung lagi jika pernah membantu saudara (terutama perempuan) dalam mempersiapkan pernikahan.

Buatlah daftar apa-apa saja yang harus dipersiapkan. Berikut daftarnya :
  - Dekorasi pelaminan akad dan wedding (termasuk jika ada prosesi adat lainnya)
  - Konsep dekorasi pelaminan
  - Undangan hardcopy dan digital
  - Suvenir
  - Catering + wedding cake
  - wardrobe
  - Gaun pengantin
  - Make up (hair style / jilbab style)
  - Henna
  - Acessories (kalung, gelang, cincin, kaos tangan, kaos kaki, bros jilbab, sepatu dll)
  - Box hantaran
  - Fotografer dan Videografer (pra wed atau pasca wed)
  - Hiburan (penyanyi / kompangan / nasyid team atau lain-lain)
  - Paket perawatan kecantikan calon pengantin

Daftar di atas tidak harus semuanya kamu jalani, sesuaikan budget dan keinginan kamu saja ya.  Yang penting dari sebuah acara pernikahan itu hanya saat akad nikahnya saja kok, hehe.

Beragam persiapan di atas memang terlihat ribet ya, tapi yakinlah kamu akan memikirkannya dengan bahagia. Agar tak tampak ribet, perlu kamu list mana saja poin yang sudah dan yang belum terkendali. Survei saja dulu. Jika kamu menggunakan jasa Event Organizer yang menawarkan paket wedding lengkap, itu akan sangat membantu dalam kondisi yang cukup mepet seperti ini.

Aku pun menggunakan jasa paket wedding dari EO yang  melingkupi dekorasi, makeup dan  wardrobe. Diluar dari itu, aku mencari dari yang lainnya. Catering diurus full oleh keluarga, sedangkan yang lainnya aku mencari lewat kenalan dan teman dekat agar dapat harga yang lebih miring.

Kamu juga bisa meminta bantuan teman atau saudaramu agar kamu tak banyak pikiran, percayalah tak semuanya bisa kamu handle sendiri, kamu juga harus punya pikiran yang tenang sebab waktu menikah yang mendadak dan tinggal sebentar lagi akan membuatmu semakin hari semakin bertambah gugup. 
 
Mulailah perlahan, dan urutkan dari yang paling penting dan memperlukan waktu jauh-jauh hari untuk di-booking. Tak ada salahnya kamu booking duluan, biar aman.

 2.  Urutkan
Setelah mencatat apa-apa saja yang harus disiapkan. Selanjutkan kerjakan dengan urutannya.

Di hari H-75, mulailah dari menentukan pihak yang akan melakukan dekorasi akad dan wedding, sebab mereka butuh waktu untuk mempersiapkan bahan dan alat untuk dekorasi yang kamu inginkan. Termasuk juga hiburan apa yang ingin kamu siapkan di acaramu, cari dan booking saja pengisi acaranya dulu.

Lanjut ke wardrobe dan pakaian, jika kamu ingin membuat gaun sendiri tentu sudah harus kamu siapkan segera model dan bahan pakaiannya, belum lagi gaun untuk bridesmaid, gaun seragaman untuk keluarga sendiri maupun keluarga pasangan. Jika kamu menyewa gaun, pun harus kamu booking dahulu agar gaun keinginanmu tidak diserahkan ke orang lain saat hari H.

Selanjutnya adalah catering, kamu perlu memastikan jumlah tamu undangan dulu sehingga bisa menentukan jumlah makanan yang dipesan. Buatlah list tamu undangan, ini penting dilakukan sejak jauh-jauh hari agar masih sempat memikirkan siapa yang tertinggal. Aku membuat listnya menggunakan program Excel di laptop agar lebih mudah menghitung jumlah dan menemukan nama ganda. 

Selain itu paket perawatan kecantikan juga sudah harus dibooking jika kamu menjalankan paket perawatan maksimal 2 bulan. Kalau maunya paket 1 minggu atau paket beberapa hari saja juga tidak apa-apa.

Selanjutnya di H-60,  kamu sudah harus menemukan siapa yang akan mengerjakan undangan, suvernir, makeup, henna, box hantaran, serta printilan-printilan lainnya sudah mulai dibeli. Masih ada cukup waktu jika kamu berencana melakukan pemesanan online.

Di hari H-30 seharusnya kamu sudah tidak bingung lagi, sebab ini waktunya untuk memastikan saja detail persiapanmu, mengkonfirmasi dan memastikan warna, bentuk, jumlah dan lainnya. Jangan lupa juga cek kembali daftar tamu undangan ya, jangan-jangan ada yang tertinggal.

H-15 sampai hari H biasanya saat ini mulai mengurus urusan pernikahan ke KUA, berfoto pra wedding untuk undangan sekaligus untuk pas foto di buku nikah. Biasanya ritual-ritual tradisi pra pernikahan sudah mulai diagendakan, kamu pun sudah tak boleh bepergian jauh dan sering-sering ke luar rumah. Saat-saat ini kamu hanya akan pergi untuk hal-hal penting misalnya fitting baju, cek kesehatan dan ke KUA, tidak ada waktu untuk survei-survei lagi yaaa..

Nah itulah urutannya, semoga tidak bingung.

 3.  Berhenti Skincare
Jika kamu melakukan perawatan rutin khususnya di wajah, kamu masih boleh melakukan perawatan namun sangat aku sarankan untuk berhenti sebulan atau 2 minggu sebelum hari H. Hal ini harus dilakukan agar skincare nantinya tidak merusak tampilan makeup kamu dan untuk mencegah terjadinya berbagai risiko akibat pemakaian skincare. Pengalamanku yang masih aktif menggunakan skincare sampai beberapa hari sebelum hari H, make up sangat tidak menyatu dengan wajah sehingga menyulitkan penata rias untuk memberikan tampilan yang maksimal. 

 4. Perbanyak Doa
Akan ada banyak masalah saat melakukan persiapan pernikahan, terutama jika acara lamaranmu sudah tersebar. Masalahnya bisa dari orang ketiga, banyak ketidak cocokan dengan pasangan, terlalu banyak keluarga yang ikut campur, dan lain sebagainya. Berbagai problem akan membuat kamu stres. Jadi perbanyak berdoa kepada Allah SWT agar urusan pernikahanmu dipermudah sampai waktunya akad tiba.

Sekianlah tahapan dan tips bagi kamu yang akan segera melangsungkan pernikahan, khususnya untuk kamu yang tiba-tiba dilamar dan akan segera menikah. Semoga membantu.

 

Komentar

Postingan Populer