Sudah Ingin Menikah? Persiapkan Ini Jauh-Jauh Hari

 

 




 

Menikah merupakan momen spesial bagi banyak orang, maka tak jarang prosesi pernikahan butuh persiapan yang sangat banyak. Terlebih lagi bagi para pengantin. 

Jika kamu sudah siap untuk menikah, yakinlah kamu tak cukup menikah hanya dengan bermodal "ingin", semua itu butuh persiapan, kamu tetap harus bersiap diri, agar nantinya saat masa itu tiba kamu benar-benar sudah siap untuk menjalani kehidupan barumu.

Untuk yang masih sendiri dan kerap bertanya "kapan jodoh akan datang?", coba pikirkan, terkadang mengapa Allah SWT belum memberikan jodoh kepada hambaNya, karena memang hamba tersebut dinilai belum siap berumah tangga. Allah akan mengabulkan keinginan hambaNya di saat yang tepat, Allah akan memberikan apa yang hambaNya butuhkan, bukan yang hambaNya inginkan. Percayalah Allah tahu kapan waktu terbaik untuk memberikan jodohmu, yang penting kamu bersiap diri.

Berikut beberapa hal yang sebaiknya kamu siapkan dari jauh-jauh hari saat merasa sudah ingin untuk menikah.

 1.  Selalu Luruskan Niat
Niat itu seperti tonggak berdirinya sebuah harapan. Jika niatmu berakar kuat maka kokohlah pohon harapanmu. Niat yang baik akan membuahkan yang baik pula, sebaiknya niat yang buruk akan membuahkan yang buruk pula. Periksa kembali niat menikah, apakah sekadar melepas status lajang, sekadar ingin ikut-ikutan teman atau benar-benar ingin beribadah kepada Allah. Jika niatmu benar karena Allah dan melakukan yang Allah sukai, tidak bermaksiat kepadanya, tentu Allah akan memudahkanmu bertemu jodoh. Niat itu harus selalu diluruskan, karena bisa jadi dalam perjalanan menemukan jodoh, niat itu bisa menyimpang kemana-mana. Jadi, tetap luruskan niat ya.

2.  Merawat dan Merapikan Diri
Jika selama ini kamu kurang suka merawat dan merapikan diri sendiri, sebelum menikah ini menjadi hal yang wajib dilakukan. Perawatan sederhana bisa dilakukan dengan rutin dirumah, diantaranya luluran, maskeran serta peeling wajah tiap minggu atau bisa juga tiap 2-3 kali seminggu. Lebih baik lagi jika disempatkan untuk ke salon kecantikan untuk perawatan sederhana ini ya.  

Merawat diri bukan hanya bagi perempuan tapi juga bagi laki-laki. Cukur rambut rutin, rajin mandi dan lain sebagainya. Merawat diri artinya bertanggung jawab terhadap diri sendiri. Jika sudah bisa bertanggungjawab terhadap diri sendiri, otomatis kamu sudah siap bertanggungjawab terhadap pasanganmu nantinya.

 3.  Menentukan Event Organizer
Jika sudah mantap ingin menikah,  segera tentukan event organizer mana yang menjadi incaranmu, ini penting agar nantinya kamu tak banyak menghabiskan waktu untuk memilih EO mana yang ingin kamu pakai. Ini juga yang pertama kali aku lakukan saat akan menikah, terus terang saja waktu itu aku memang belum menentukan EO, akupun mencari EO lewat internet dan menemui mereka di sela-sela waktu kerja, belum lagi rasanya tak cukup hanya menemui 1-2 EO saja, karena siapa tau yang lain punya penawaran lebih baik kan? Belum lagi merundingkan setiap EO dengan keluarga, bener-bener ribet dan menghabiskan waktu. Jadi, menentukan EO dari awal akan sangat membantumu dalam mempersiapkan pernikahan dengan lebih santai. Catatan, kalau kamu gak pakai jasa EO, pastikan kamu mencari orang-orang yang kamu percaya untuk membantu acara pernikahanmu nanti misalnya catering langgananmu atau designer andalanmu.

 4.  Tentukan Apa Yang Ingin Diambil Alih Sendiri
Setiap orang yang menikah tentu ingin yang terbaik untuk acara pernikahannya. Tak sedikit juga yang mengambil alih sendiri  berbagai persiapan pernikahan. Jika kamu cukup kreatif kamu bisa membuat sendiri box hantaran untuk akad nikah, dekorasi sendiri latar akad nikah, atau kamu juga bisa membuat aneka suvenir. Ini harus kamu pikirkan sedari awal, setidaknya sudah mempersiapkan bahan dan peralatannya atau sekurang-kurangnya sudah tau akan membeli bahan dan peralatan itu dimana, sehingga nanti saatnya tiba kamu tidak kerepotan lagi.

Baca Juga : Tips Mempersiapkan Pernikahan 75 Hari Sebelum Hari H


 5.  Perbanyak Ilmu
Ketika seseorang sudah siap menikah, seharusnya kesiapan itu diiringi dengan keinginan untuk mencari dan menambah ilmu. Ilmu saat ini bisa kamu dapat darimana saja, dari buku, internet, diskusi bersama teman, kajian online dan lain sebagainya. Menikah akan banyak mengubah jalan hidup, so pastikan sudah siap bekal ilmu ketika saatnya tiba untuk melangkah ke jenjang pernikahan.

 6.  Jaga Kesehatan
Ini juga tak kalah penting untuk menjaga kesehatan pribadi walau masih single. Bayangkan jika kamu tak bisa menjaga kesehatan diri sendiri, bagaimana nantinya kamu bisa menjaga kesehatan pasangan dan anak-anak. Lakukan pola hidup sehat, jangan melakukan kebiasaan-kebiasaan yang bisa merusak kesehatan dalam jangka panjang. Saat menikah, akan semakin banyak tanggung jawab dan tanggungan demi keutuhan keluarga, so,  tetap sehat ya.

 7.  Perbanyak Teman dan Silaturahmi
Sudah ingin menikah bukan berarti kamu harus menutup diri dari lingkunganmu karena terlalu fokus pada diri sendiri. Malah kamu harus lebih banyak berteman dan bersilaturahmi termasuk pada orang-orang yang baru kamu kenal. Terbukalah pada siapa saja namun tetap tahu batasan antar lawan jenis ya. Siapa tau jodohmu adalah orang yang selama ini di lingkunganmu, loh.

 8.  Berdoa
Jika keinginanmu belum mampu membuatmu beribadah lebih sering itu artinya kamu belum benar-benar ingin. Jika sudah ingin menikah namun jodoh belum juga datang, perbanyak salat hajat khusus untuk meminta jodoh, salat dhuha, tahajjud, dan amalan lainnya. 

Jangan pernah lelah memperbaiki diri sebelum menikah, sebab jodoh itu cerminan diri, jika kamu terus berusaha menjadi baik maka dia pun juga akan terus berusaha menjadi baik.

Semoga bermanfaat.

Komentar

Postingan Populer