Langsung ke konten utama

Perlukah Resolusi Tahun Baru?


resolusi-tahun-baru

Hai tak terasa udah tahun baru aja nih ya, udah sejumlah 2019 berlalu tahun masehi.  Apa kabar sepanjang tahun 2019? Apakah kamu pernah punya resolusi hidup di awal tahun 2019 lalu seperti aku?

Jujur saja aku adalah tipe orang yang sangat suka membuat resolusi, ya meskipun setiap tahunnya tidak pernah tercapai semuanya namun bagiku membuat resolusi itu bisa menjadikan hidupku lebih semangat saja.

Membuat resolusi membuatku berpikir keras di awal-awal tahun apa yang seharusnya aku lakukan kedepannya, dan tentu saja hal itu membuat hidupku lebih terarah, jadinya aku bisa pilah pilih mana kegiatan yang penting dan baik untuk aku lakukan atau yang lebih baik tak usah dilakukan saja. 

Simpelnya, aku bisa mengatur dalam setahun kedepan lebih dominan menjadi manusia yang bermanfaat dan mampu memanfaatkan waktu atau justru menjadi manusia yang tak berguna dan hanya menyia-nyiakan waktu.

Nah seiring berjalannya  waktu tak terasa resolusiku terdapat perubahan. Perubahan yang sangat signifikan itu adalah jumlah resolusi yang semakin sedikit dari tahun ke tahun serta resolusi yang lebih detail. Tentu, semakin dewasa kita maka kita akan lebih berpikir rasional untuk merencakan segala sesuatunya dalam hidup kita.

Setidaknya ada 7 hal yang harus dilakukan dalam membuat resolusi
1.   Alasan Mendasar
Apasih alasan terkuat kita untuk membuat resolusi yang kita tentukan? Jika tak punya alasan yang kuat tentu saja resolusi itu menjadi hal yang sulit untuk dicapai. Nah mari perkuat lagi alasan mengapa sih kita ingin sekali mendaftarkan resolusi tersebut?

2. Luaskan niatnya
Selain untuk membanggakan diri sendiri atas berhasilnya resolusi tersebut. Cobalah untuk menargetkan resolusi yang bisa bermanfaat bagi orang lain misalnya keluarga atau bahkan masyarakat sekitar. Bisa jadi resolusi tersebut akan lebih mudah untuk diwujudkan.

3.  Detailkan targetnya
Aku pernah membuat resolusi yang terlalu umum sehingga menyulitkan aku untuk mengetahui apa yang sebenarnya ingin aku capai dan sebatas mana pencapaian yang aku inginkan tersebut. Oleh karena itu sangat aku anjurkan untuk membuat resolusi sedetail mungkin.

4. Rasakan sensasinya
Coba bayangkan terus jika resolusi tersebut bisa kita capai. Rasakan sedalam-dalamnya keberhasilan tersebut semoga hal itu akan mampu lebih memantapkan hati untuk mencapainya.

5.  Komitmenkan aktivitasnya
Untuk mencapai sebuah harapan yang besar, tentu kita membutuhkan proses yang tidak sebentar bahkan menempuh proses yang rumit. Itu sudah sewajarnya kita hadapi oleh karena itu komitmen dari awal itu penting sekali.

6.  Evaluasi  prosesnya
Jangan biarkan waktu berlalu sedangkan resolusi entah apa kabarnya. Periksa lagi resolusi yang pernah dibuat dan evaluasi sudah sejauh mana kedekatan kita dengan pencapaian resolusi tersebut

7.  Pasrahkan semuanya
Hal terakhir yang bisa dilakukan adalah pasrahkan semuanya. Namun yang perlu dicatat adalah, pasrahkan semuanya jika memang kita merasa sudah melakukan usaha dengan sebaik-baiknya. Jika memang pada akhirnya belum mampu untuk mencapai resolusi tersebut maka itu artinya resolusi tersebut belum layak untuk kita dan masih ada tahun depan untuk kembali dengan resolusi yang baru.

Berikut adalah hal-hal secara umum yang sangat perlu untuk dijadikan resolusi :
1.  Keuangan
Tentu saja, uang memang tak menjamin kebahagiaan namun ada banyak hal yang bisa  kita lakukan dengan menggunakan uang bahkan untuk bertahan hidup. Oleh karena itu resolusi di bidang keuangan ini sangat penting

2.  Keluarga
Keluarga merupakan bagian penting dalam hidup maka jangan lewatkan untuk membuat resolusi mengenai keluarga.

3.  Pertemanan / Sosial
Jaringan pertemanan yang luas tak akan membuat kita menjadi rugi. Sebagai makhluk sosial, cobalah untuk menata kembali jaringan pertemanan.

4.  Kesehatan
Tak ada yang bisa membayar kesehatan maka jangan sampai mengabaikannya, buatlah resolusi mengenai kesehatanmu.

5.  Hobby / Kegemaran
Agar seimbang, hidup juga harus mementingkan kesenangan diri, maka buatlah resolusi untuk diri sendiri.

6. Peningkatan Kualitas Diri
Manusia memang harus terus belajar sampai akhir hayatnya maka jangan pernah biarkan kualitas diri jadi menurun, buatlah resolusi untuk meng-upgrade kualitas diri kita.

7.  Keimanan
Bagian terpenting dalam hidup adalah keimanan, coba cek kembali daftar resolusi kita apakah semuanya hanya tentang dunia? Lalu dimanakah tujuan akhirat kita  tempatkan? Maka jangan sampai resolusi yang kita buat justru membuat kita terlalu cinta dunia dan melupakan akhirat.

Nah, sudah siapkah resolusimu?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ingin Hijrah Ke Pakaian Syar’i? Begini Caranya Agar Istiqomah

Kini kata “hijrah” sudah booming banget ya, oleh karena itu dimana-mana akan mudah kamu temukan cerita, tulisan atau pengalaman orang-orang tentang hijrahnya. Ada cerita dengan alur yang begitu mulus, cerita yang biasa-biasa saja hingga cerita yang begitu pelik dan penuh drama.
Iya, setiapinsan pasti punya cerita hijrahnya sendiri, itupun kalau berani memulainya, jikalau tidak berani memulai maka cerita itu tidak akan aada.
Sebenarnya, apa itu hijrah? Hijrah secara harfiah berarti “meninggalkan”, dan sering diartikan meninggalkan sesuatu yang buruk menuju ke sesuatu yang lebih baik. Sangat mudah memahami arti kata hijrah ini, jika kita saat ini sedang menjalani sesuatu yang buruk dan tidak disukai oleh Allah SWT maka kita harus hijrah dengan melakukan sesuatu yang baik dan disukai oleh Allah SWT.
Ada sebuah hadits Nabi Muhammad SAW yang disampaikan ketika beliau hijrah dari Mekah ke Madinah: "Maka barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan RasulNya, maka hijrahnya itu kepada Allah …

Bijak dalam Konsumsi Pangan, Bantu Pertahankan Keanekaragaman Hayati demi Sumber Pangan dan Kesehatan

Semakin waktu bergulir maka era pun semakin modern dimana kini mayoritas masyarakat di dunia cenderung menerapkan gaya hidup serba instan dan jauh dari kebiasaan masa lampu, tak terkecuali soal pangan. Kini, tak sedikit masyarakat yang tidak mementingkan dari mana makanan mereka berasal, yang penting hanyalah bagaimana mereka bisa melepaskan rasa lapar melalui makanan-makanan yang enak, mahal atau bahkan makanan yang ter-update.

Mari kita sejenak menelisik ke masa-masa lampau dimana saat itu manusia mengolah makanan dengan rangkaian proses yang panjang. Memang mungkin kamu yang membaca ini tidak pernah merasakan bagaimana proses membuat makanan dari nol tapi kita tahu dari sejarah atau cerita orang tua bahwa dahulunya masyarakat memulai semuanya dari kegiatan menanam, memelihara, memanen, menjemur atau mengeringkan, menunggu berhari-hari atau berminggu-minggu hingga mengolahnya sampai menjadi makanan yang siap disantap, semuanya memerlukan proses yang bersinergi dengan alam sebagai tem…

Ke Kabupaten Bungo? Ini 20 Rekomendasi Wisata yang Bisa Kamu Kunjungi

Bungo merupakan sebuah kabupaten yang terletak di Provinsi Jambi, Indonesia. Luas wilayah 4.659  km² (9,80% dari luas Provinsi Jambi) dengan populasi 303.135 jiwa (Sensus Penduduk Tahun 2010). Kabupaten ini ber-ibu kota di Muara Bungo. Sebelumnya merupakan pemekaran dari Kabupaten Bungo Tebo. Kabupaten ini terdiri dari 17 kecamatan. Kabupaten ini memiliki kekayaan alam yang melimpah di antaranya sektor perkebunan yang ditopang oleh karet dan kelapa sawit dan sektor pertambangan ditopang oleh batubara. Selain itu Kabupaten Bungo juga kaya akan emas yang tersebar hampir di seluruh wilayah Kabupaten Bungo (Wikipedia. Diakses 2019).

Batas-batas wilayah Kabupaten Bungo adalah sebagai berikut:


Utara : Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat
Selatan : Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi
Barat : Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi
Timur : Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi

Kota Bungo mengalami perkembangan yang semakin pesat akhir-akhir ini terlebih sejak berdirinya Bandar Udara Muara Bungo yang me…