Langsung ke konten utama

Kumpulan Puisi (Oleh : Madytra19)


puisi-poetry


KUMPULAN PUISI
( PENULIS : MADYTRA19)

*Hak Cipta Berada di Tangan Penulis


RINDUKU
Kadang kala ku merasakan sedih yang tiada tara.
Ku menangis memikirkannya yang tak peduli.
Aku gak tau apakah yang kurasakan ini nyata.
Aku gak tau apa yang aku pikirkan ini benar.
Ku coba melawan,
Namun ku tak bisa…
Ku tak tahan.
Sesak….
Sangat sesak…
Aku ingin semua ini,
seperti engkau terseyum padaku…


HARAPAN
Suatu ketika ku memahami tentang apa rasa ini.
Ku menjalankan semua,
Seperti apa yang kupikirkan,
Seperti apa yang kuharapkan, dan
Seperti apa yang aku inginkan.

Aku…berusaha
Aku berusaha untuk paham dan mengerti.
Tentang rasa ini.
Ya…
tentang rasa ini.

Tapi kenapa ku masih sendiri,
Kku rasakan itu.
Sendiri yang menyakitkan,
Sendiri yang mematikan.
Aku takut sendiri,
Aku takut kehilangan.


ISI DALAM
Aku bingung…
Apakah aku yang masih bersikap anak-anak.
Atau aku yang gak paham dengan keadaanmu.

Aku bingung…
Apa semua pengertian yang telah kuberikan itu berarti
Atau hanya sekadar sia-sia belaka.

Menuntut..
Tidak..
Aku tidak berharap harus sempurna,
Tapi aku hanya ingin kamu peduli padaku.
Ketika ku melihat seyuman itu kala itu.


HARGA DIRI
Apa aku masih memiliki itu.
Apa aku masih punya.
Di saat engkau hina itu, mencaci, memaki..

Cukup…
Cukup sudah sampai di sini.
Aku enggan untuk mendengarkannya lagi.
Aku enggan untuk membahasnya lagi.

Cukup..
Tapi ingat..
Aku akan menujukan kepadamu.
Ku kan membuktikan.
Bahwa aku masih mempuyai itu.


DI SAAT NANTI
Takut..
Itu kurasakan, itu kualami, hingga ku di sini.
Seakan alam meninggalkan ku, pergi…

Aku takut semua ini berakhir,
Ku sungguh membutuhkannya.
Hanya kata itu yang hanya terucap dari mulutku sekarang…
Tidak ada kata lain..
Tidak ada..
Aku bingung..

Apakah aku harus menyalahkan keadaan, dan juga waktu.
Apa diriku yang bersalah..
Bosan jenuh telah menggrogotinya hingga kini…

Aku gak tau sampai kapan hal itu terjadi.
Ku takut ketika itu terjadi..





Baca Juga :
Cerpen : Wanita Umur Tiga Puluh Tujuh
Cerpen : Kembalikan Rumahku!!!

Note :
Punya tulisan? Bisa kirimkan tulisanmu ke email : viarinzeani@gmail.com
Mari berkarya...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ingin Hijrah Ke Pakaian Syar’i? Begini Caranya Agar Istiqomah

Kini kata “hijrah” sudah booming banget ya, oleh karena itu dimana-mana akan mudah kamu temukan cerita, tulisan atau pengalaman orang-orang tentang hijrahnya. Ada cerita dengan alur yang begitu mulus, cerita yang biasa-biasa saja hingga cerita yang begitu pelik dan penuh drama.
Iya, setiapinsan pasti punya cerita hijrahnya sendiri, itupun kalau berani memulainya, jikalau tidak berani memulai maka cerita itu tidak akan aada.
Sebenarnya, apa itu hijrah? Hijrah secara harfiah berarti “meninggalkan”, dan sering diartikan meninggalkan sesuatu yang buruk menuju ke sesuatu yang lebih baik. Sangat mudah memahami arti kata hijrah ini, jika kita saat ini sedang menjalani sesuatu yang buruk dan tidak disukai oleh Allah SWT maka kita harus hijrah dengan melakukan sesuatu yang baik dan disukai oleh Allah SWT.
Ada sebuah hadits Nabi Muhammad SAW yang disampaikan ketika beliau hijrah dari Mekah ke Madinah: "Maka barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan RasulNya, maka hijrahnya itu kepada Allah …

Bijak dalam Konsumsi Pangan, Bantu Pertahankan Keanekaragaman Hayati demi Sumber Pangan dan Kesehatan

Semakin waktu bergulir maka era pun semakin modern dimana kini mayoritas masyarakat di dunia cenderung menerapkan gaya hidup serba instan dan jauh dari kebiasaan masa lampu, tak terkecuali soal pangan. Kini, tak sedikit masyarakat yang tidak mementingkan dari mana makanan mereka berasal, yang penting hanyalah bagaimana mereka bisa melepaskan rasa lapar melalui makanan-makanan yang enak, mahal atau bahkan makanan yang ter-update.

Mari kita sejenak menelisik ke masa-masa lampau dimana saat itu manusia mengolah makanan dengan rangkaian proses yang panjang. Memang mungkin kamu yang membaca ini tidak pernah merasakan bagaimana proses membuat makanan dari nol tapi kita tahu dari sejarah atau cerita orang tua bahwa dahulunya masyarakat memulai semuanya dari kegiatan menanam, memelihara, memanen, menjemur atau mengeringkan, menunggu berhari-hari atau berminggu-minggu hingga mengolahnya sampai menjadi makanan yang siap disantap, semuanya memerlukan proses yang bersinergi dengan alam sebagai tem…

Ke Kabupaten Bungo? Ini 20 Rekomendasi Wisata yang Bisa Kamu Kunjungi

Bungo merupakan sebuah kabupaten yang terletak di Provinsi Jambi, Indonesia. Luas wilayah 4.659  km² (9,80% dari luas Provinsi Jambi) dengan populasi 303.135 jiwa (Sensus Penduduk Tahun 2010). Kabupaten ini ber-ibu kota di Muara Bungo. Sebelumnya merupakan pemekaran dari Kabupaten Bungo Tebo. Kabupaten ini terdiri dari 17 kecamatan. Kabupaten ini memiliki kekayaan alam yang melimpah di antaranya sektor perkebunan yang ditopang oleh karet dan kelapa sawit dan sektor pertambangan ditopang oleh batubara. Selain itu Kabupaten Bungo juga kaya akan emas yang tersebar hampir di seluruh wilayah Kabupaten Bungo (Wikipedia. Diakses 2019).

Batas-batas wilayah Kabupaten Bungo adalah sebagai berikut:


Utara : Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat
Selatan : Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi
Barat : Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi
Timur : Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi

Kota Bungo mengalami perkembangan yang semakin pesat akhir-akhir ini terlebih sejak berdirinya Bandar Udara Muara Bungo yang me…