Langsung ke konten utama

Julyanidar Akhirnya Ngeblog?

Dialah wanita bernama Julyanidar yang lahir pada tanggal 21 juli 1991.  Beliau memang seorang ibu yang masih sangat muda namun bagi saya beliau memiliki pengalaman yang tidak muda.

Dilansir dari postingan di blognya www.julyanidar.com terdapat sebuah postingan yang berjudul “Menulis dengan Bahagia”

Jika sekilas dilihat dari judulnya sih biasa saja namun ternyata isi tulisannya memuat sebuah perjalanan hidup yang luar biasa berfluktuasi. Ini tetang hidup, kehidupan, jalan hidup serta keinginan dalam hidup. Semua itu bercampur aduk lewat tiap susunan kata yang tegas namun mengalir seadanya.

Julyanidar berhasil meramu tiap huruf menjadi sebuah perjalanan memori yang asik, yang pada akhirnya memunculkan sebuah ide di kepala saya tetang judul postingan ini. “Julyanidar akhirnya ngeblog”

Loh memangnya sebelumnya beliau kemana?

Katanya pada zaman dahulu kala, eh maksudnya dulu sekali. Julyanidar pernah memiliki keinginan atau cita-cita untuk menjadi seorang artis sekaligus produser. Wah cita-cita yang amazing ya, hanya segelintir orang loh yang berhasil menjadi artis apalagi sekaligus produser. Kata beliau sih biar bisa buat cerita dan dimainkan sendiri di televisi sesuka hati. Dan kalau saya tebak dulunya beliau suka dengan pelajaran Bahasa Indonesia tentang drama yang kemudian ujiannya disuruh praktik main drama, hihi. Tebakan doang sih.

Kemudian semakin bertambahnya usia, cita-cita itu tak menetap di hatinya. Katanya semakin besar beliau semakin sadar bahwa cita- cita tidak mungkin terkabulkan tanpa usaha dan doa. Nah dimulai dari SMP cita- cita beliau berubah jadi penulis. Mantap…

Eh tidak sampai di situ, saat SMA beliau malah pengen jadi desainer dan sesudahnya lagi beliau jadi ingin bekerja. Belum selesai, ujung-ujungnya beliau pengen jadi pengusaha dengan kekayaaan berlimpah rupiah. Nah kalo ini sih mantep banget-banget pokoknya.

Apakah sampai pada cita-cita saja? Tentu tidak.

Beliau kemudian asyik di dunia pekerjaan, mulai larut dan melupakan cita-cita yang pernah ada karena terlalu asyik traveling dan menghabiskan masa muda.

Setelah menikah beliau akhirnya menyadari tentang peran barunya sehingga kemudian sebuah keputusan yang tidak saya duga, beliau berhenti dari dunia pekerjaan karena tidak direstui oleh suami.

Sampai di sini saya sedikit menerungkan diri, sebab kondisiny saat ini saya sedang bekerja dan apakah mungkin nantinya setelah menikah saya akan berhenti bekerja?

Kali ini tepat dengan dugaan saya, Julyanidar merasakan kejenuhan di dalam rumah, menurut saya wajar karena selama ini sudah bergelut dengan dunia kerja yang serba sibuk dan terkadang harus serba cepat.

Namun kabar baiknya kejenuhan itu segera teratasi tepatnya di usia pernikahan 1,5 tahun dan beliau memiliki momongan pertama. Aktivitas merawat anak tentu menjadi aktivitas yang menyenangkan bagi seorang ibu. Namun ternyata ketika sang buah hati sudah mulai besar dan punya dunia bermain sendiri, akhirnya beliau merasakan kejenuhan itu lagi hingga kepikiran tentang cita-cita yang dahulu pernah singgah di pikiran.

Beliau ingin punya buku, aktif di blog atau forum kepenulisan.

Pilihan yang cerdas menurut saya. Tadinya saya berpikir beliau akan bekerja kembali di luar rumah seperti saat sebelum menikah namun ternyata  tidak,  beliau memilih untuk memiliki aktivitas yang lebih fleksibel dan bisa dikerjakan di rumah saja.

Dan beginilah aktivitasnya selanjutnya,

“ Akhirnya saya beranikan ikut kelas blog. Dari sini kegiatan menyenangkan lainnya mulai saya ikuti.  Ikutan punya karya di sebuah buku antologi puisi cukup membuat semangat saya membara lagi. Dari hal kecil yang tidak saya ketahui sampai beberapa event menulis yang menghasilkan saldo buat beli lipstik. Wah, saya jatuh cinta lagi dengan dunia ini “





Iyaa… cita-cita yang dulu pernah ada itu kembali muncul dan muncul di saat yang benar-benar tepat.

“ Menulis diblog ibarat curhat. Kalau di fb atau twitter khawatir orang yang berteman dengan kita merasa tidak nyaman. Tapi kalau diblog saya merasa nyaman. Siapa suka boleh baca, tidak suka monggo lewat saja. Hihi. Blog juga mengenalkan pada dunia baru. Beberapa kali ikut event untuk brand produk yang pastinya mempertemukan saya dengan orang- orang baru yang luar biasa.”


Nah begitulah, lewat cita-cita menulisnya, Julyanidar Akhirnya Ngeblog. Katanya untuk kedepannya beliau ingin aktif menulis diblog sembari belajar. Namun katanya akan sedikit tertunda dengan akan hadirnya buah hati kedua, waah semoga lancar persalinannya ya…

Jika ingin tahu lebih jauh tentang Julyanidar boleh kunjungi link berikut ini

Ohya satu hal yang ingin saya sampaikan di akhir tulisan ini bahwa siapapun boleh memiliki impian dan siapapun boleh bermimpi tentang apa saja, tak perlu batasi dirimu di awal, ikuti saja alur keinginanmu walau saat itu engkau terasa berat. Karena suatu saat nanti impian itu akan mampu dilaksanakan di waktu yang tepat.
So, jangan takut bermimpi.

Komentar

  1. Ihihi kok tau dulu sering ikut pentas drama kalau pensi dan praktik bahasa indonesia. Makasih tulisannya mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah bener toh Mba tebakanku, alhamdulillah wkwkwkwk

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ingin Hijrah Ke Pakaian Syar’i? Begini Caranya Agar Istiqomah

Kini kata “hijrah” sudah booming banget ya, oleh karena itu dimana-mana akan mudah kamu temukan cerita, tulisan atau pengalaman orang-orang tentang hijrahnya. Ada cerita dengan alur yang begitu mulus, cerita yang biasa-biasa saja hingga cerita yang begitu pelik dan penuh drama.
Iya, setiapinsan pasti punya cerita hijrahnya sendiri, itupun kalau berani memulainya, jikalau tidak berani memulai maka cerita itu tidak akan aada.
Sebenarnya, apa itu hijrah? Hijrah secara harfiah berarti “meninggalkan”, dan sering diartikan meninggalkan sesuatu yang buruk menuju ke sesuatu yang lebih baik. Sangat mudah memahami arti kata hijrah ini, jika kita saat ini sedang menjalani sesuatu yang buruk dan tidak disukai oleh Allah SWT maka kita harus hijrah dengan melakukan sesuatu yang baik dan disukai oleh Allah SWT.
Ada sebuah hadits Nabi Muhammad SAW yang disampaikan ketika beliau hijrah dari Mekah ke Madinah: "Maka barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan RasulNya, maka hijrahnya itu kepada Allah …

Bijak dalam Konsumsi Pangan, Bantu Pertahankan Keanekaragaman Hayati demi Sumber Pangan dan Kesehatan

Semakin waktu bergulir maka era pun semakin modern dimana kini mayoritas masyarakat di dunia cenderung menerapkan gaya hidup serba instan dan jauh dari kebiasaan masa lampu, tak terkecuali soal pangan. Kini, tak sedikit masyarakat yang tidak mementingkan dari mana makanan mereka berasal, yang penting hanyalah bagaimana mereka bisa melepaskan rasa lapar melalui makanan-makanan yang enak, mahal atau bahkan makanan yang ter-update.

Mari kita sejenak menelisik ke masa-masa lampau dimana saat itu manusia mengolah makanan dengan rangkaian proses yang panjang. Memang mungkin kamu yang membaca ini tidak pernah merasakan bagaimana proses membuat makanan dari nol tapi kita tahu dari sejarah atau cerita orang tua bahwa dahulunya masyarakat memulai semuanya dari kegiatan menanam, memelihara, memanen, menjemur atau mengeringkan, menunggu berhari-hari atau berminggu-minggu hingga mengolahnya sampai menjadi makanan yang siap disantap, semuanya memerlukan proses yang bersinergi dengan alam sebagai tem…

Ke Kabupaten Bungo? Ini 20 Rekomendasi Wisata yang Bisa Kamu Kunjungi

Bungo merupakan sebuah kabupaten yang terletak di Provinsi Jambi, Indonesia. Luas wilayah 4.659  km² (9,80% dari luas Provinsi Jambi) dengan populasi 303.135 jiwa (Sensus Penduduk Tahun 2010). Kabupaten ini ber-ibu kota di Muara Bungo. Sebelumnya merupakan pemekaran dari Kabupaten Bungo Tebo. Kabupaten ini terdiri dari 17 kecamatan. Kabupaten ini memiliki kekayaan alam yang melimpah di antaranya sektor perkebunan yang ditopang oleh karet dan kelapa sawit dan sektor pertambangan ditopang oleh batubara. Selain itu Kabupaten Bungo juga kaya akan emas yang tersebar hampir di seluruh wilayah Kabupaten Bungo (Wikipedia. Diakses 2019).

Batas-batas wilayah Kabupaten Bungo adalah sebagai berikut:


Utara : Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat
Selatan : Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi
Barat : Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi
Timur : Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi

Kota Bungo mengalami perkembangan yang semakin pesat akhir-akhir ini terlebih sejak berdirinya Bandar Udara Muara Bungo yang me…