Langsung ke konten utama

Yuk Jaga Wudhu. Inilah 11 Kedahsyatan Menjaga Wudhu. Beserta Hadisnya

menjaga-wudhu


Mungkin sebagian orang hanya mengenal wudhu sebagai salah satu syarat sah salat. Iya, jika kita belum berwudu maka salat kita menjadi tidak sah. Padahal sebetulnya selain itu ada sangat banyak manfaat dan keutamaan dari berwudhu ini.

Berikut adalah 11 manfaat dan kedahsyatan berwudhu yang disadur dari buku Dahsyatnya Terapi Wudhu karangan Muhammad Syafi’ie el-Bantanie. Setelah membaca ini dan memahami maknanya, mungkin saja kamu akan menjadi ahli wudhu :D


1.  Menggugurkan Dosa

Amir bin Abasah meriwayatkan “Aku bertanya kepada Rasulullah tentang Wudhu, maka Rasulullah menjawab, ‘ Tiada seorang pun dari kalian yang berwudhu; berkumur, menghirup air ke dalam hidung dan mengeluarkannya kembali, melainkan keluarlah kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat oleh mulut dan hidungnya. Kemudian, ketika ia membasuh mukanya seperti yang telah diperintahkan oleh Allah SWT maka keluarlah kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat oleh mukanya (mata dan telinganya) itu melalui janggutnya beserta air tersebut. Ketika ia membasuh kedua tangannya sampai siku, maka keluarlah kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat oleh kedua tangannya itu melalui jari-jari beserta air tersebut. Ketika ia mengusap kepalanya, maka keluarlah kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat oleh kepala (pikiran)-nya itu melaui ujung rambutnya beserta air tesebut. Dan ketika ia membasuh kedua kakinya, maka keluarlah kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat oleh kedua kakinya itu melalui jari-jarinya beserta air tersebut. Lalu apabila ia hendak menunaikan salat, kemudian melaksanakannya, memuji, memuliakan, dan mengagungkan Allah dengan sebenar-benarnya, disertai sikap khusyuk menghadap kepada-Nya, maka terlepaslah ia dari kesalahan-kesalahannya seperti ketika ia baru dilahirkan oleh ibunya

Selanjutnya Amr bin Abasah menceritakan hadis ini kepada Abu Umamah, seorang sahabat Rasulullah SAW. Lalu Abu Umamah berkata kepada Amr, ‘Hai Amr bin Abasah, pikirkanlah terlebih dahulu apa yag akan kau ucapkan kepada orang lain

Amr menjawab, ‘ Wahai Abu Umamah, umurku telah tua, tulangku telah lemah, dan ajalku pun telah dekat, apakah aku memiliki keinginan untuk berbohong atas nama Allah dan Rasulullah SAW ? Sekiranya aku mendengar hadis tersebut dari Rasulullah SAW, hanya sekali, dua atau tiga kali, bahkan tujuh kali, maka aku tidak akan menceritakannya untuk selama-lamanya. Akan tetapi aku mendengar hadis tersebut lebih banyak dari itu.’” (HR. Muslim)

Hadis di atas menunjukkan bahwa ketika kita bisa berwudhu dengan sempurna maka dosa-soda kita akan ikut bergugurkan bersamaan dengan air wudhu yang kita gunakan. Ketika dosa-dosa telah berguguran dan kita kembali dalam keadaan bersih hati dan pikiran layaknya manusia yang suci kembali, hal ini akan membuat kita lebih bersemangat dan bersiap akan datangnya hidayah dan pertolongan Allah SWT kepada diri kita.


2.  Malaikat Akan Memohon Ampunan Kepada Allah

Barang siapa yang senantiasa dalam keadaan suci (dari hadas), maka malaikat akan selalu memohon ampunan kepada Allah SWT., baginya selama ia masih tetap dalam keadaan suci (belum berhadas),” (HR. Tirmizi)

Begitu mulianya ketika kita berada dalam kondisi selalu berwudhu, hal ini membuat malaikat selalu memohon ampunan kepada Allah terhadap dosa-dosa kita. Untuk itu jangan pernah lepas dari keadaaan suci dengan berwudhu karena dalam keadaan suci pun akan membuat kita terhindar dari perbuatan-perbuatan yang buruk misalnya bersentuhan dengan lawan jenis.


3.  Memperoleh Pengampunan Dosa

Rasulullah SAW., menerangkan, “ Barang siapa yang berwudhu dengan menyempurnakan wudhunya, kemudian shalat dua rakaat tanpa tebersit pembicaraan dalam hatinya sesuatu pun dari segala urusan dunia dalam dua rakaat itu, maka dia akan terbebas dari dosa-dosanya seperti pada saat ibunya melahirkannya.” (HR. Hakim)

Urusan dunia memang menyilaukan sampai-sampai urusan dunia ikut serta dalam pikiran kita padahal saat itu kita tengah melakukan salat menghadap Allah SWT. Setan memang sangat pandai membuat kita terus terusan memikirkan dunia dan melupakan akhirat, karena itu bagi mereka yang berhasil salat dengan khusuk dan bebas dari pikiran tentang dunia, Allah memberikan ganjaran yang luar biasa yakni pengampunan dari dosa-dosanya seperti saat ia dilahirkan.


4.  Mendatangkan Kebaikan

Dalam hadis riwayat Abu Daud, Rasulullah SAW bersabda. “Barang siapa yang berwudhu dalam keadaan masih suci (belum batal wudhu), maka Allah akan menulis sepuluh kali pahala kebaikan baginya dengan wudhu itu.”

Hadis di atas menjelaskan bahwa seorang ahli wudhu akan memperoleh balasa sepuluh pahala kebaikan dari setiap wudhu yang dilakukannya. Pahala kebaikan itu akan membawa kemaslahatan yang besar bagi diri dan kehidupan kita. Bentuk-bentuk pahala kebaikan itu bermacam-macam, bisa berupa kesehatan, rezeki yang berkah, hati yang damai, dan keberkahan hidup.



5.   Mengangkat Derajat

Kita semua tentu ingin memperoleh derajat yang ditinggi di sisi Allah SWT. Karena dengan memperoleh derajat yang tinggi di sisi Allah, itu berarti Allah mencintai kita.

Rasulullah SAW menerangkan '“ Maukah kamu aku beri tahu suatu amalan yang dengannya Allah SWT akan menghapuskan beberapa kesalahan dan mengangkat beberapa derajat? Yaitu menyempurnakan wudhu dalam keadaan yang tidak menyenangkan (musim dingin), melangkahkan kaki menuju ke masjid, dan menunggu shalat setelah mengerjakan shalat (Tahiyatul Masjid). Itulah yang dinamakan ribath (ketangguhan)'. Kalimat ini (ribath) dikatakan beliau sampai tiga kali.” (HR. Bukhari Muslim)



6.  Memperoleh Pahala Berlipat Ganda


Simak hadis riwayat Rasulullah SAW., berikut ini :
Rasulullah SAW., berwudhu dengan sekali basuhan, lalu bersabda, ‘Inilah wudhu, Allah tidak akan menerima shalat (tidak sah) kecuali dengannya’ Kemudian beliau berwudhu sengan dua kali basuhan, lalu bersabda, ‘Barang siapa wudhu dengan dua kali basuhan, maka Allah akan memberi pahalanya dua kali lipat.’ Kemudian beliau berwudhu dengan tiga kali basuhan, lalu bersabda. ‘Inilah wudhu dan wudhu nabi-nabi sebelumku, serta wudhu kekasih Allah Yang Maha Pengasih, Ibrahim as. (HR Ibnu Majah)

Demikian balasan bagi orang-orang yang senantiasa menyempurnakan wudhunya. Kita akan memperoleh pahala berlipat ganda dari setiap wudhu yang kita lakukan.


7.  Menyucikan Jiwa

Rasulullah SAW, bersabda : “Barang siapa yang mengingat Allah ketika berwudhu, maka Allah SWT., akan menyucikan seluruh jasadnya. Sedangkan, barang siapa yang lalai (tidak ingat) kepada Allah ketika berwudhu, maka Allah tidak akan menyucikannya (dengan sebab wudhu itu) kecuali apa yang terkena air wudhu saja, “ (HR. Bukhari)

Hadis tersebut menjelaskan bahwa berwudhu akan turut menyucikan diri kita jika kita berwudhu sambil mengingat Allah. Memang dalam keadaan apapun kita harus terus mengingat Allah SWT.


8.  Memperoleh Kemudahan Masuk Surga

Rasulullah SAW menerangkan : “Tiap-tiap muslim yang mengerjakan wudhu dengan sempurna, kemudian berdiri menunaikan shalat dua rakaat dengan khusyuk, niscaya ia akan masuk ke surga.” (HR. Muslim)

Oleh karena itu, setiap kali berwudhu, lakukanlah dengan sempurna, kesempurnaan wudhu itu akan membawa kita sampai ke surga.


9.  Memperoleh Pahala Syuhada

Mati syahid tentu menjadi keinginan bagi banyak manusia karena orang-orang yang mati syahid akan memperoleh pahala yang sangat besar serta memperoleh kehidupan yang baik di sisi Allah SWT.

Al-Qur’an menerangkan : “Dan jangan sekali-kali kamu mengira orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; sebenarnya mereka itu hidup, di sisi Tuhannya mendapat rezeki.” (QS. Ali Imran : 169)

Namun berwudhu pun juga bisa menjadi penghantar untuk kita dapat mati syahid.

Rasulullah SAW menerangkan : “ Barang siapa yang tidur dalam keadaan suci (dari hadas), kemudian meninggal dalam tidurnya maka ia termasuk orang yang syahid dari sisi Allah.” (HR. Bukhari)

Nah hadis di atas menerangkan bahwa begitu penting untuk menjaga wudhu dalam keadaan apapun termasuk sebelum tidur.




10.  Terhindar dari Api Neraka

Neraka adalah tempat kembali yang sangat mengerikan. Jangan sampai kita menjadi penghuni neraka. Naudzubillah.  Namun ternyata dengan berwudhu bisa membuat kita tehindar dari api neraka.

Abdillah bin Amr meriwayatkan, ‘Kami bersama Rasulullah SAW pulang dari Mekkan ke Madinah. Di tengah perjalanan kami singgah di suatu tempat yang memiliki sumber air. Rombongan kami yang berjalan di depan segera mengambil wudhu dengan tergesa-gesa karena waktu Asar  telah tiba. Tatkala kami sampai kepada rombongan itu, terlihat mata kaki mereka tidak terkena air. Melihat hal itu Rasulullah SAW bersabda, ‘Celakalah tumit-tumit yang tidak basah itu karena api neraka akan menyambarnya. Sempurnakanlah wudhumu.’” (HR. Muslim)

Hadis tersebut menegaskan untuk menyempurnakan wudhu, karena itu sangat tidak baik jika tergesa-gesa dalam berwudhu, memang segala sesuatu yang tergesa-gesa merupakan hal yang tidak baik.


11.  Memperoleh Kemuliaan

Dalam islam, kemuliaan seseorang tidak diukur dari harta, tahta atu fisiknya namun diukur dari ketakwaannya. Salah satu indikator ketakwaan seseorang adalah senantiasa menjaga wudhunya.

Simak hadis Rasulullah berikut ini :
“Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda. ‘Luas telagaku (sungai) pada hari kiamat itu melebihi jarak antara ailah (satu tempat teluk Aqabah di laut merah sebelah utara) dan Adan. Airnya lebih jernih daripada salju, rasanya lebih manis daripada madu yang dicampur susu, dan cangkir-cangkirnya  pun (untuk meminumnya) lebih banyak daripada bintang-bintang di langit. Aku melarang umat selain umatku untuk minum di situ, sebagaimana seorang laki-laki penjaga unta yang melarang unta orang lain minum dari telaganya.’ Para sahabat bertanya, ‘Ya Rasulullah, apakah engkau mengenali kami ketika itu?’ Rasulullah menjawab, ‘ Ya, aku mengenali kalian dari bekas wudhu yang memancar di muka dan kaki kalian sebagai tanda yang diistimewakan dari umat-umat yang lain.’” (HR. Muslim)

Hadis tersebut menjelaskan betapa istimewanya orang-orang yang senantiasa berwudhu, bahkan nanti akan dapat penanda keistimewaan di akhirat.

Demikianlah manfaat dan kedahsyatan berwudhu, semoga kita semua termasuk orang-orang yang selalu berwudhu dengan sempurna dan selalu menjaga wudhu kita kapanpun dan dimanapun.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ingin Hijrah Ke Pakaian Syar’i? Begini Caranya Agar Istiqomah

Kini kata “hijrah” sudah booming banget ya, oleh karena itu dimana-mana akan mudah kamu temukan cerita, tulisan atau pengalaman orang-orang tentang hijrahnya. Ada cerita dengan alur yang begitu mulus, cerita yang biasa-biasa saja hingga cerita yang begitu pelik dan penuh drama.
Iya, setiapinsan pasti punya cerita hijrahnya sendiri, itupun kalau berani memulainya, jikalau tidak berani memulai maka cerita itu tidak akan aada.
Sebenarnya, apa itu hijrah? Hijrah secara harfiah berarti “meninggalkan”, dan sering diartikan meninggalkan sesuatu yang buruk menuju ke sesuatu yang lebih baik. Sangat mudah memahami arti kata hijrah ini, jika kita saat ini sedang menjalani sesuatu yang buruk dan tidak disukai oleh Allah SWT maka kita harus hijrah dengan melakukan sesuatu yang baik dan disukai oleh Allah SWT.
Ada sebuah hadits Nabi Muhammad SAW yang disampaikan ketika beliau hijrah dari Mekah ke Madinah: "Maka barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan RasulNya, maka hijrahnya itu kepada Allah …

Bijak dalam Konsumsi Pangan, Bantu Pertahankan Keanekaragaman Hayati demi Sumber Pangan dan Kesehatan

Semakin waktu bergulir maka era pun semakin modern dimana kini mayoritas masyarakat di dunia cenderung menerapkan gaya hidup serba instan dan jauh dari kebiasaan masa lampu, tak terkecuali soal pangan. Kini, tak sedikit masyarakat yang tidak mementingkan dari mana makanan mereka berasal, yang penting hanyalah bagaimana mereka bisa melepaskan rasa lapar melalui makanan-makanan yang enak, mahal atau bahkan makanan yang ter-update.

Mari kita sejenak menelisik ke masa-masa lampau dimana saat itu manusia mengolah makanan dengan rangkaian proses yang panjang. Memang mungkin kamu yang membaca ini tidak pernah merasakan bagaimana proses membuat makanan dari nol tapi kita tahu dari sejarah atau cerita orang tua bahwa dahulunya masyarakat memulai semuanya dari kegiatan menanam, memelihara, memanen, menjemur atau mengeringkan, menunggu berhari-hari atau berminggu-minggu hingga mengolahnya sampai menjadi makanan yang siap disantap, semuanya memerlukan proses yang bersinergi dengan alam sebagai tem…

Ke Kabupaten Bungo? Ini 20 Rekomendasi Wisata yang Bisa Kamu Kunjungi

Bungo merupakan sebuah kabupaten yang terletak di Provinsi Jambi, Indonesia. Luas wilayah 4.659  km² (9,80% dari luas Provinsi Jambi) dengan populasi 303.135 jiwa (Sensus Penduduk Tahun 2010). Kabupaten ini ber-ibu kota di Muara Bungo. Sebelumnya merupakan pemekaran dari Kabupaten Bungo Tebo. Kabupaten ini terdiri dari 17 kecamatan. Kabupaten ini memiliki kekayaan alam yang melimpah di antaranya sektor perkebunan yang ditopang oleh karet dan kelapa sawit dan sektor pertambangan ditopang oleh batubara. Selain itu Kabupaten Bungo juga kaya akan emas yang tersebar hampir di seluruh wilayah Kabupaten Bungo (Wikipedia. Diakses 2019).

Batas-batas wilayah Kabupaten Bungo adalah sebagai berikut:


Utara : Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat
Selatan : Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi
Barat : Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi
Timur : Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi

Kota Bungo mengalami perkembangan yang semakin pesat akhir-akhir ini terlebih sejak berdirinya Bandar Udara Muara Bungo yang me…