Langsung ke konten utama

Petani di Generasi Milennial


Indonesia. Negara ini masih dikenal sebagai Negara agraris yakni adalah negara yang sangat berpotensi dalam bidang pertanian. Maka tidak perlu heran jika sektor pertanian masih merupakan salah satu penyumbang nilai produk domestik bruto (PDB) terbesar bagi Negara. Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), pada triwulan II 2017, sektor pertanian terus memberi kontribusi positif untuk perekonomian Indonesia. Menurut BPS, terlihat bahwa besaran produk domestik bruto (PDB) Indonesia mencapai Rp 3.366,8 triliun. Jika dilihat dari sisi produksi, pertanian merupakan sektor kedua paling berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi setelah industri pengolahan. Posisi sektor pertanian pun masih di atas sektor lainnya, seperti perdagangan maupun konstruksi.

petani
Petani merupakan tonggak penting dalam perkembangan sektor pertanian Indonesia. Petani adalah seseorang yang bergerak di bidang pertanian, utamanya dengan cara melakukan pengelolaan tanah dengan tujuan untuk menumbuhkan dan memelihara tanaman dengan harapan memperoleh hasil dari tanaman tersebut untuk digunakan sendiri ataupun menjualnya kepada orang lain (Wikipedia, 2017).

Teknologi Digital Bagi Pertanian Generasi Milennial
encrypted-tbn0.gstatic.com
sumber : encrypted-tbn0.gstatic.com

Semakin canggihnya kemajuan teknologi, dunia seakan berada di genggaman, tiada jarak yang dirasa terlalu jauh sebab segala hal menjadi terasa semakin dekat. Teknologi digital terus tumbuh dan berkembang mencampuri sisi kehidupan manusia.

Baca Juga : Mengapa Domain Penting untuk Bisnis Online-mu?

Kemajuan teknologi digital tanpa terasa ikut andil mempermudah akses ilmu pengetahuan di seluruh dunia. Kemudahan akses dunia maya membuat informasi menyebar hanya melalui sentuhan-sentuhan ringan. Bagi generasi millennial, dunia maya bisa menjadi sumber ilmu pengetahuan, menjadi guru yang mudah ditemui dalam waktu singkat, serta sebagai penyedia segala akses yang dibutuhkan untuk kebutuhan ilmu pengetahuan. Hal inilah yang akhirnya menjelma menjadi kesempatan emas bagi perkembangan sektor pertanian dan tentunya bagi generasi millennial.

efarmer.mobi
sumber : efarmer.mobi

Kini sektor pertanian ikut merasakan dampak perkembangan teknologi digital, petani hanya membutuhkan sekelumit ide untuk kemudian disulap menjadi berbagai trik hingga mampu bersaing dalam kancah pertanian modern. Dalam era pertanian modern ini jangkauan pemasaran hasil pertanian akan semakin luas, karena petani mampu memanfaatkan dunia maya sebagai alat untuk memasarkan hasil pertanian tersebut secara online.

toper1

Saat ini sudah banyak ditemukan produk-produk hasil pertanian yang merambah ke dunia digital online, petani tidak harus bertemu calon konsumen secara langsung namun sudah mampu memiliki pasar yang luas lewat kemudahan bertransaksi online. Hal ini lebih meringankan petani dalam pengelolaan dan perkiraan hasil panen sehingga hasil produksi lebih efektif dan efisien.


gerakankebangkitanpetani.files.wordpress.com 
sumber : gerakankebangkitanpetani.files.wordpress.com

Dalam dunia teknologi digital, petani di generasi milenial memang harus pandai dan kreatif dalam memanfaatkan berbagai peluang, salah satu upaya yang bisa dilakukan petani adalah membuat website khusus untuk pemasaran online dan didukung dengan skil-skil programming yang mumpuni, petani juga harus memiliki selera seni yang baik dalam pemasaran produk dimana terkadang ketertarikan calon konsumen terhadap suatu produk bisa ditentukan oleh pandangan pertamanya terhadap produk tersebut. Oleh karena itu penampilan tawaran produk haruslah bernilai seni tinggi. Petani generasi millennial yang mengenal dan mempelajari desain grafis akan berpeluang menyediakan tampilan produk yang eye catching di dunia per-online-nan. Salah satu tempat untuk belajar web programming, web design, graphic design atau digital marketing  adalah di Dumet School.

Era digital memang membutuhkan generasi – generasi milennial yang tangguh dan kreatif untuk menampilkan latar pertanian yang menarik dan keren. Para generasi millennial ditantang untuk mampu mengubah paradigma lama yang mengatakan bahwa menjadi petani tidaklah keren. Generasi millennial harus mampu menanamkan image positif bahwa pertanian sebetulnya memiliki peluang besar dan sektor pertanian sangat mampu menyerap tenaga kerja. Sehingga dari generasi milennial akan lahirlah sebuah pemanfaatan teknologi yang didukung oleh SDM dan SDA yang memadai.


Salam Hangat,
Mahasiswi Agribisnis Universitas Jambi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Book Review : Cinta Yang Tak Biasa (Natta Reza dan Wardah Maulina)

Sinopsis : Untuk sesuatu yang sangat kita cintai, seringkali kita rela merasakan cobaan terberat dalam hidup.
Dari susah hingga senang, jatuh untuk bangun, termasuk harus kehilangan banyak hal demi sebuah pertemuan yang berharga. Semua itu mesti dilalui untuk satu hal yang diyakini akan mengubah hidup kita : rasa cinta dari Tuhan.
Natta percaya,, dengan mengalahkan rasa cintanya kepada manusia maka suatu saat ia akan mendapat cinta yang lebih besar dari-Nya. Begitupun dengan Wardah, yang meyakini kalau Sang Pemilik Cinta telah menyiapkan seseorang yang akan mencintainya dengan tulus dan atas rida-Nya. Lalu, bagaimana Tuhan menyiapkan skenario untuk keduanya? Bukalah buku ini dan ikuti setiap kisah tentang cinta yang tak biasa dalam lembarnya.
Identitas Buku : Judul : Cinta yang Tak Biasa Penerbit: TransMedia Pustaka Penulis : Natta Reza dan Wardah Maulina Jenis Buku: Agama/Memoar Tebal Buku: 228 halaman
Natta Reza dan Wardah Maulina merupakan pasangan yang beberapa waktu belakangan ini …

Unboxing + Review Vienta Food Processor Flexie

Mungkin teman-teman sudah tidak asing dengan produk ini ya, apalagi kalangan emak-emak yang emang suka masak berbagai macam masakan, yang tentunya juga sudah lihai menggunakan berbagai macam alat masak.
Kalau untukku, terus terang saja produk ini masih asing bagiku karena aku tidak terlalu paham dengan dunia masak-memasak. Awalnya temanku mengajak untuk mengikuti arisan produk ini, jika dilihat di toko online, harga produk ini berkisar antara 2-2,5 juta. Alhasil karena terlihat olehku adanya tulisan 11 in 1 di kotak dan banyak item di dalamnya, tentu semakin menarik dan bikin penasaran dong bagiku yang awam ini. Produk ini katanya bisa digunakan untuk berbagai macam keperluan memasak, bahkan yang skala industri rumah tangga sekalipun, waahh bisa berdagang makanan nih (dalam hati), meskipun gak niat-niat amat sih.
Nah setelah aku menerima produknya, awalnya cukup kaget dengan ukuran produk. Kebetulan produk enggak dikirimin langsung ke rumah, jadinya aku jemput deh. Kupikir ini produk…

Istilah-istilah dalam Dunia Non Fiksi

Walau non fiksi tidak serumit membuat naskah fiksi, tetap segala aturan ketika menulis harus ditaati. PR besar ketika membuat naskah fiksi adalah bagaimana cerita yang dibuat bisa menarik, berbeda, dan bisa menyentuh hati pembaca. Dan PR besar ketika membuat naskah non fiksi adalah bagaimana naskah yang dibuat bisa memberikan manfaat, ilmu, dan motivasi dengan tulisan juga fakta yang disajikan. Sebelum memulai membuat naskah non fiksi, mari kenali lebih dalam beberapa istilah dalam dunia non fiksi.
1.Glosarium, ini adalahkumpulan daftar kata atau istilah penting yang disusun secaraalfabet dan dilengkapi dengan definisi atau penjelasan dalam bidang pengetahuan tertentu. Glosarium dapat dikatakan sebagai kamus singkat yang berkaitan dengan karya tulis tersebut. Glosarium biasanya selalu ada dibagian akhir buku. Ketika menuliskan suatu “istilah” dalam karya, kita bisa melakukan dua cara, pertama jelaskan istilah tersebut setelah istilah itu ditulis. Kedua, biarkan istilah itu ada di dalam…