Langsung ke konten utama

Mudahnya Temukan Produk Handmade Online

Barangkali ada yang begitu menyukai benda-benda berbau handmade, dan saya adalah salah satu penyuka produk handmade. Alasannya karena memang produk jenis ini seringkali unik dan minim di pasaran, dibuat secara langsung oleh tangan-tangan pengrajin dan tentunya dengan sentuhan kreativitas yang mungkin kita sendiri pun tidak mampu membuatnya. Bayangkan jika produk yang kita gunakan didesain dan dikerjakan oleh orang lain dengan sepenuh hatinya, terlebih lagi jika produk itu dikerjakan dengan menghabiskan waktu si pengrajin berhari-hari, wah sebagai konsumen merasa istimewa yah.

Selain itu membeli produk handmade artinya berdonasi kepercayaan kepada produk lokal. Produk lokal memang sudah semestinya diapresiasi dan didukung agar mampu mengangkat perekonomian daerah sendiri, tentunya bangga ya jika produk daerah sendiri bisa maju, berkembang dan mendunia? Namun kendala yang acap kali saya temui adalah produk lokal yang dijajakan tidak memenuhi selera konsumen yang penuh dengan aroma inovasi dan keterbaruan serta selera modernitas. Bahkan ada diantara mereka yang sengaja mencemooh hasil produksi lokal hanya dari sisi view padahal kualitas dan  ketahannnya tidak kalah dengan produk lain sejenisnya. Hal itulah yang kemudian membuat saya pernah berupaya untuk melakukan inovasi terhadap produk handmade yang berasal dari daerah saya hingga membuat daya jualnya menjadi lebih besar.

Mari saya ceritakan sebuah hasil karya masyarakat Provinsi Jambi khususnya di Kabupaten Muaro Jambi yang menurut saya istimewa. Dialah produk yang berasal dari anyaman resam. Resam adalah jenis tanaman paku-pakuan yang begitu mudah didapat di daerah pedalaman di Jambi dan seringkali menjadi tumbuhan semak yang diabaikan, hingga kemudian  masyarakat di sekitarnya menyadari bahwa tumbuhan ini bisa dijadikan sebagai bahan baku produk ayaman yang kemudian bisa mengangkat potensi alam daerahnya menjadi potensi ekonomi yang cukup menjanjikan. Produknya bisa berbentuk hal yang kecil mungil seperti gelang dan  cincin hingga produk yang lebih besar seperti tas, topi hingga guci.

Untuk menghasilkan produk yang berukuran kecil seperti cincin bisa membutuhkan waktu beberapa menit saja namun produk yang lebih besar seperti tas, topi dan lain-lain bisa membutuhkan waktu lebih dari satu hari.


Produk yang dihasilkan juga cukup berkualitas, maka tak heran pengrajinnya sering diundang untuk mengisi pelatihan-pelatihan dan rumahnya sering disambangi untuk dimintai ilmu pengetahuannya.
Namun kekurangan produk ini adalah sulitnya pemasaran dalam skala besar sebab pemasaran yang sering dilakukan hanya dari sisi offline seperti mengisi lapak-lapak pada agenda-agenda tertentu, padahal tidak semua orang suka datang pada suatu agenda yang bersifat umum. Saya dan teman-teman sempat memoles packaging produk tersebut agar dapat menampilkan view yang lebih bagus untuk memancing minat konsumen serta melancarkan promo melalui sisi daring atau online. Seperti dugaan, semakin gencar promo yang dilakukan maka semakin besar pula peluang terjadinya closing. Dengan begitu saya menyadari bahwasannya promosi secara online memiliki prospek yang lebih bagus dibandingkan hanya dari sisi offline, terlebih lagi ini merupakan produk handmade yang sebetulnya memiliki peminat yang tidak sedikit dan terkadang memang diproduksi pada daerah tertentu saja.


post 1
*Hasil Packaging Anyaman Resam (Sumber : Dokumentasi Pribadi)

Saya dan kita semua menyadari begitu mudahnya produk ditemukan dalam lini daring (online). Bagi saya pribadi, mencari produk lewat online tidak hanya mempermudah transaksi namun juga bisa menemukan produk dengan berbagai harga dan kualitas. Semua produk bisa dicari lewat online, hanya dengan modal kuota internet dan ketik beberapa huruf maka akan muncullah produk yang kita mau, bahkan produk-produk yang tidak termasuk incaran pun akan mudah ditemukan dalam sosial media melalui iklan-iklan yang terpasang di situs tersebut, sehingga produk bisa ditemukan dari mana saja dan konsumen bisa datang dari mana saja.

Nah bagi kamu yang sangat menyukai produk handmade, kamu bisa menemukan produk-produk tersebut di salah satu situs jual beli online bernama qlapa.com. Situs ini menjual produk handmade dari seluruh Indonesia, maka tak heran situs ini disebut sebagai Rumahnya Produk Handmade Indonesia. Kamu bisa menemukan berbagai jenis produk untuk pria ataupun wanita, anak-anak maupun dewasa, untuk koleksi, hadiah ataupun keperluan lainnya yang berasal dari produsen seluruh Indonesia. Banyak produk-produk unik ditampilkan di situs ini dan dapat kamu temukan dengan sangat mudah.

Bagaimana sih caranya menggunakan qlapa.com ?
Pertama-tama datanglah ke situs qlapa.com
1
*Tampilan Halaman Depan qlapa.com
Kamu akan menemukan berbagai menu yang bisa diakses untuk mencari produk handmade yang kamu inginkan diantaranya terdapat menu Wanita, Pria, Anak, Rumah & Dekorasi, Gadget & Peralatan, Kuliner, Perawatan & Kecantikan, Perayaan & Hadiah serta Pilihan Editor. Misalnya saya mencari sebuah “cincin”.

2
*Tampilan Pilihan Produk di qlapa.com


Pada tampilan produk yang dipilih tersebut, kamu bisa mengurutkan produk berdasarkan Popularitas, Relevansi, Terbaru, Termurah dan Termahal sehingga lebih mudah menemukan produk sesuai keinginan.
3
*Tampilan Pilihan Produk di qlapa.com


Dalam hal ini saya memilih sebuah cincin kayu. Selanjutnya klik “pesan dengan customize”.
4
*Tampilan Rincian Pembelian Produk di qlapa.com


Kamu wajib mengisi ukuran, agar produk yang sampai sesuai dengan ukuran yang diinginkan. Selanjutnya klik “pesan dengan customize”
5
*Tampilan Pemintaan Detail Produk di qlapa.com


Hingga tahap ini produk kamu sudah otomatis masuk ke dalam Keranjang Pembelian. Kamu bisa cek di Keranjang kamu.
6
*Tampilan Produk yang Telah Dipilih di qlapa.com


Tahap selanjutnya adalah lakukan pembayaran agar produk sampai dengan selamat dan jangan lupa terlebih dahulu isikan alamat kirim kamu.
7
*Tampilan Pembayaran Produk di qlapa.com


Mudah bukan? Selamat menemukan produk handmade unik dari seluruh Indonesia dengan mudah melalui qlapa.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ingin Hijrah Ke Pakaian Syar’i? Begini Caranya Agar Istiqomah

Kini kata “hijrah” sudah booming banget ya, oleh karena itu dimana-mana akan mudah kamu temukan cerita, tulisan atau pengalaman orang-orang tentang hijrahnya. Ada cerita dengan alur yang begitu mulus, cerita yang biasa-biasa saja hingga cerita yang begitu pelik dan penuh drama.
Iya, setiapinsan pasti punya cerita hijrahnya sendiri, itupun kalau berani memulainya, jikalau tidak berani memulai maka cerita itu tidak akan aada.
Sebenarnya, apa itu hijrah? Hijrah secara harfiah berarti “meninggalkan”, dan sering diartikan meninggalkan sesuatu yang buruk menuju ke sesuatu yang lebih baik. Sangat mudah memahami arti kata hijrah ini, jika kita saat ini sedang menjalani sesuatu yang buruk dan tidak disukai oleh Allah SWT maka kita harus hijrah dengan melakukan sesuatu yang baik dan disukai oleh Allah SWT.
Ada sebuah hadits Nabi Muhammad SAW yang disampaikan ketika beliau hijrah dari Mekah ke Madinah: "Maka barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan RasulNya, maka hijrahnya itu kepada Allah …

Bijak dalam Konsumsi Pangan, Bantu Pertahankan Keanekaragaman Hayati demi Sumber Pangan dan Kesehatan

Semakin waktu bergulir maka era pun semakin modern dimana kini mayoritas masyarakat di dunia cenderung menerapkan gaya hidup serba instan dan jauh dari kebiasaan masa lampu, tak terkecuali soal pangan. Kini, tak sedikit masyarakat yang tidak mementingkan dari mana makanan mereka berasal, yang penting hanyalah bagaimana mereka bisa melepaskan rasa lapar melalui makanan-makanan yang enak, mahal atau bahkan makanan yang ter-update.

Mari kita sejenak menelisik ke masa-masa lampau dimana saat itu manusia mengolah makanan dengan rangkaian proses yang panjang. Memang mungkin kamu yang membaca ini tidak pernah merasakan bagaimana proses membuat makanan dari nol tapi kita tahu dari sejarah atau cerita orang tua bahwa dahulunya masyarakat memulai semuanya dari kegiatan menanam, memelihara, memanen, menjemur atau mengeringkan, menunggu berhari-hari atau berminggu-minggu hingga mengolahnya sampai menjadi makanan yang siap disantap, semuanya memerlukan proses yang bersinergi dengan alam sebagai tem…

Ke Kabupaten Bungo? Ini 20 Rekomendasi Wisata yang Bisa Kamu Kunjungi

Bungo merupakan sebuah kabupaten yang terletak di Provinsi Jambi, Indonesia. Luas wilayah 4.659  km² (9,80% dari luas Provinsi Jambi) dengan populasi 303.135 jiwa (Sensus Penduduk Tahun 2010). Kabupaten ini ber-ibu kota di Muara Bungo. Sebelumnya merupakan pemekaran dari Kabupaten Bungo Tebo. Kabupaten ini terdiri dari 17 kecamatan. Kabupaten ini memiliki kekayaan alam yang melimpah di antaranya sektor perkebunan yang ditopang oleh karet dan kelapa sawit dan sektor pertambangan ditopang oleh batubara. Selain itu Kabupaten Bungo juga kaya akan emas yang tersebar hampir di seluruh wilayah Kabupaten Bungo (Wikipedia. Diakses 2019).

Batas-batas wilayah Kabupaten Bungo adalah sebagai berikut:


Utara : Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat
Selatan : Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi
Barat : Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi
Timur : Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi

Kota Bungo mengalami perkembangan yang semakin pesat akhir-akhir ini terlebih sejak berdirinya Bandar Udara Muara Bungo yang me…