Langsung ke konten utama

Kontribusi adalah Identitas Pemuda

Apasih sih pentingnya identitas ?
Tentu berbeda pemahaman setiap orang tentang identitas dan pentingnya identitas. Menurut Kamus Besar Bahas Indonesia (KBBI),  identitas artinya ciri-ciri atau keadaan khusus seseorang. Maka bisa dikatakan bahwa seseorang yang memiliki identitas berarti ia memiliki ciri atau keadaan khusus yang menjadikannya beridentitas terhadap sesuatu.
Apakah kamu adalah pemuda Indonesia yang berbendera merah putih? Bagaimana kamu mengakui bahwa kamu adalah orang Indonesia? Tentu dikarenakan adanya Nomor Induk Kependudukan yang kamu miliki sebagai bentuk identitas  bangsa yang menunjukkan bahwa kamu adalah orang Indonesia.

Tapi apakah cukup hanya dengan bermodalkan kartu identitas?
ktp
*Kartu Tanda Penduduk Republik Indonesia (Sumber : www.rmol.co)


Memang cukup bagi sebagian orang yang hanya menumpang tinggal di Indonesia dan mengaku bendera merah putih namun tidaklah cukup seharusnya bagi pemuda di generasi millennial. Pemuda di generasi millennial memiliki peran penting dalam memajukan Negara dan mengharumkan bendera merah putih, sebab pemuda masih saja dikatakan sebagai tonggak berdirinya sebuah bangsa, asumsi yang masih saja tertanam di pikiran banyak orang dan seringkali terbukti adanya.

Ketahuilah bahwa Nomor Induk Kependudukan dalam Kartu Tanda Penduduk hanyalah selembar kartu yang bisa ditiru-tiru serta disalahgunakan, namun identitas yang sebenarnya adalah tercermin dari seberapa besar kecintaan terhadap bangsa Indonesia dan sudah seberapa besar kontribusi yang dilakukan. Hal ini membuat kamu tak perlu bersusah tunjukkan KTP-mu, tak perlu juga berpayah katakan bahwa kamu adalah orang Indonesia tapi seluruh dunia tahu bahwa kamu adalah orang Indonesia yang berbendera warna merah putih itu.

hormat bendera
Sumber : ANTARA FOTO


Berkontribusi bagi merah putih artinya siap untuk melakukan segala hal yang terbaik untuk memajukan dan mengharumkannya. Tapi, apa kontribusi yang bisa dilakukan oleh pemuda millennial dalam menunjukkan identitasnya? Kamu bisa Tunjukkan identitasmu dengan melakukan tiga poin berikut ini

  1. Menjadi Agent of Change
change
Sumber : www.enclaria.com


Menjadi agent of change tidak hanya bisa dilakukan oleh pemuda yang bertitel atau berpengetahuan banyak namun bisa dilakukan oleh seluruh pemuda di Indonesia sesuai kemampuannya. Menjadi agent of change artinya bersedia memecahkan masalah-masalah yang ada, melakukan kreativitas untuk memberi solusi hingga menunjukkan perubahan yang signifikan dan mewariskan manfaat yang besar, terlebih lagi jika ide-ide yang diberikan sangat berkelas hingga begitu mengagumkan bagi dunia luas, orang-orang akan melihat pemuda seperti ini sangat mencintai negaranya. Tanpa dibilang pun orang-orang akan tahu identitas merah putih yang melekat di dirinya.

Baca Juga : Petani di Generasi Milennial

  1. Berkarya
berkarya
Sumber : Tribunnewsbogor.com


Karya-karya pemuda anak bangsa adalah karya yang bisa menjadi sangat luar biasa sebab karya pemuda adalah karya yang dilahirkan dari semangat juang dan pikiran yang terbuka. Rasa cinta terhadap Negara biasanya akan muncul sendiri dari dominasi hasil karyanya. Hanya dengan melihat hasil karya maka akan diketahuilah sebuah identitas.
  1. Menjadi Bangsa Sendiri
baca buku
Sumber : tempo.co


Menjadi bangsa sendiri artinya tidak menjadi bangsa lain, serta tidak mencinta apa-apa yang melekat pada bangsa lain. Banyak pemuda Indonesia yang masih tidak mengenal soal cerita merah putih, sejarah perjuangan para pahlawan Indonesia, tidak mengenal tokoh-tokoh, orang penting, petinggi atau public figure Indonesia sehingga tidak mengerti bagaimana pentingnya menjaga kemerdekaan dan menjaga budaya-budaya leluhur yang telah ada, tidak tau apa yang bisa diambil pelajaran dari cerita masa lalu dan apa yang bisa dieksplorasi lebih dalam untuk kemajuan Indonesia di masa mendatang. Bahkan ada yang menghabiskan waktunya untuk mengenal dan mencintai tokoh Negara lain, mengidolakan warga Negara lain dan ikut-ikutan dalam menjalankan gaya hidup dan budayanya. Hal ini tidak seharusnya dilakukan oleh orang yang mengaku sebagai pemuda Indonesia.

Bagi pemuda di generasi millennial, penting dikenali lewat kartu identitas tapi lebih penting lagi dikenal lewat kontribusi sebagai bentuk identitas nyata. Tidak berkoar tapi berbuat dan membuktikan adalah jalan yang sangat berkelas.

Karya anak bangsa adalah karya yang seharusnya bisa fenomenal, bisa mengenalkan dan membanggakan Indonesia di hadapan Negara-negara lain, mengibarkan bendera merah putih dalam kondisi dihormati dan dibanggakan. Pemuda yang katanya adalah harapan bangsa memang seharusnya menjadi harapan dan selamanya akan tetaplah menjadi harapan.

pemuda itu aku
Indonesia tak butuh kartu identitas, tapi butuh kontribusi pemudanya. Duhai pemuda, katakanlah “saya merah putih, saya bangga dan akan berkontribusi untuk merah putih”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ingin Hijrah Ke Pakaian Syar’i? Begini Caranya Agar Istiqomah

Kini kata “hijrah” sudah booming banget ya, oleh karena itu dimana-mana akan mudah kamu temukan cerita, tulisan atau pengalaman orang-orang tentang hijrahnya. Ada cerita dengan alur yang begitu mulus, cerita yang biasa-biasa saja hingga cerita yang begitu pelik dan penuh drama.
Iya, setiapinsan pasti punya cerita hijrahnya sendiri, itupun kalau berani memulainya, jikalau tidak berani memulai maka cerita itu tidak akan aada.
Sebenarnya, apa itu hijrah? Hijrah secara harfiah berarti “meninggalkan”, dan sering diartikan meninggalkan sesuatu yang buruk menuju ke sesuatu yang lebih baik. Sangat mudah memahami arti kata hijrah ini, jika kita saat ini sedang menjalani sesuatu yang buruk dan tidak disukai oleh Allah SWT maka kita harus hijrah dengan melakukan sesuatu yang baik dan disukai oleh Allah SWT.
Ada sebuah hadits Nabi Muhammad SAW yang disampaikan ketika beliau hijrah dari Mekah ke Madinah: "Maka barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan RasulNya, maka hijrahnya itu kepada Allah …

Bijak dalam Konsumsi Pangan, Bantu Pertahankan Keanekaragaman Hayati demi Sumber Pangan dan Kesehatan

Semakin waktu bergulir maka era pun semakin modern dimana kini mayoritas masyarakat di dunia cenderung menerapkan gaya hidup serba instan dan jauh dari kebiasaan masa lampu, tak terkecuali soal pangan. Kini, tak sedikit masyarakat yang tidak mementingkan dari mana makanan mereka berasal, yang penting hanyalah bagaimana mereka bisa melepaskan rasa lapar melalui makanan-makanan yang enak, mahal atau bahkan makanan yang ter-update.

Mari kita sejenak menelisik ke masa-masa lampau dimana saat itu manusia mengolah makanan dengan rangkaian proses yang panjang. Memang mungkin kamu yang membaca ini tidak pernah merasakan bagaimana proses membuat makanan dari nol tapi kita tahu dari sejarah atau cerita orang tua bahwa dahulunya masyarakat memulai semuanya dari kegiatan menanam, memelihara, memanen, menjemur atau mengeringkan, menunggu berhari-hari atau berminggu-minggu hingga mengolahnya sampai menjadi makanan yang siap disantap, semuanya memerlukan proses yang bersinergi dengan alam sebagai tem…

Ke Kabupaten Bungo? Ini 20 Rekomendasi Wisata yang Bisa Kamu Kunjungi

Bungo merupakan sebuah kabupaten yang terletak di Provinsi Jambi, Indonesia. Luas wilayah 4.659  km² (9,80% dari luas Provinsi Jambi) dengan populasi 303.135 jiwa (Sensus Penduduk Tahun 2010). Kabupaten ini ber-ibu kota di Muara Bungo. Sebelumnya merupakan pemekaran dari Kabupaten Bungo Tebo. Kabupaten ini terdiri dari 17 kecamatan. Kabupaten ini memiliki kekayaan alam yang melimpah di antaranya sektor perkebunan yang ditopang oleh karet dan kelapa sawit dan sektor pertambangan ditopang oleh batubara. Selain itu Kabupaten Bungo juga kaya akan emas yang tersebar hampir di seluruh wilayah Kabupaten Bungo (Wikipedia. Diakses 2019).

Batas-batas wilayah Kabupaten Bungo adalah sebagai berikut:


Utara : Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat
Selatan : Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi
Barat : Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi
Timur : Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi

Kota Bungo mengalami perkembangan yang semakin pesat akhir-akhir ini terlebih sejak berdirinya Bandar Udara Muara Bungo yang me…